|
|
![]() |
![]() |
Saturday, July 03, 2004
In the name of
LOVE Part Two
sungguh tidak
bisa digambarkan betapa kecewanya Linda setiap kali dia bangun dan
menemukan tanaman mawar kesayangannya mati,ini yang kesekian kali
yang dia alami.kesibukan sebagai wartawan di sebuah media cukup
menyita hari harinya, jangankan untuk sebuah tanaman bahkan kini
linda sudah tidak sempat lagi membereskan rumah,ke loundry yang
gak jauh dari aprtemennya pun suatu hal yang sangat jarang dia
lakukan,dia hanya meletakkan pakaian pakaian kotornya di depan
pintu kemudian pengurus apartemen yang membawanya ke loundry.saban
malam LINDA harus dikejar dead line yang ketat,dan baru pulang ke
apartemennya sekitar tengah malam dan bangun kesiangan keesokan
harinya......email email harry pacarnya pun gak pernah lagi dia
buka, ini adalah suatu rutinitas yang sangat membosankan bagi
Linda, namun semangatnya sebagai journalis sejati tidak membuatnya
menyerah.
hari ini LINDA kelihatan tergesa gesa,bersiap siap mengejar bis
untuk menuju ke kantor berita tempat dia bekerja,berkat saran
teman temannya, pohon mawarnya harus dia bawa serta ke kantor
agar Linda senantiasa bisa merawat dan memberinya cukup air saat
break makan siang.namun sialnya siang ini saat Linda akan
mengejar bis tanpa sengaja LINDA berpapasan dengan sebuah sepeda
dan menyentuh pot bunga mawar yang dia bawa,LINDA sudah tidak
sempat lagi memperdulikan lagi pot bunga mawarnya yang hancur
berkeping keping,karena bis yang akan membawanya ke kantor sudah
keburu datang, hanya saja LINDA cukup kelihatan sedih saat
menatap wajah bocah dengan raut sedih saat dia sudah berada di
dalam bis, bocah itu buru buru memberesi serpihan serpihan bunga
mawar yang berserahkan di trotoar jalan..............
Malamnya Linda gelisah....sudah berkali kali dia berusaha
merawat bunga mawar namun sampai saat ini belum juga ada tanda
tanda dia akan bisa berhasil,padahal sebentar lagi valentine
tiba, dan dia telah berjanji pada dirinya sendiri bahwa sebuah
mawar segar dari hasil rawatan tangannya sendiri yang akan dia
persembahkan pada harry di malam valentine nanti, mereka telah
sepakat akan bertemu di sebuah restoran di sebuah
jembatan.beberapa lama pintunya diketuk linda segera beranjak
menemui sang tamu yang tidak biasanya....kaukah itu harry ?
batin Linda bertanya.namun betapa kagetnya Linda saat pitu
dibuka, wajah bocah dengan malu malu berdiri di depan pintu
membawa pot tanaman mawar.LINDA masih ingat wajah bocah yang
tadi siang menabraknya." untuk apa bunga mawar itu?" "untuk
menganti pot bunga mawar tante yang tadi siang saya hancurkan" "apakah
kamu sengaja membeli pot bunga ini?" "ini adalah milik mama saya,
saya pikir saya harus mengganti pot tanaman tante" "tapi kamu
bisa dimarahi sama mama kamu, kalau saja dia tahu pot bunga
mawarnya kamu bawa kesini" "mama saya sudah tidak ada tante, dan
ini tanaman kesayang dia...dia akan sangat senang kalau tamanan
mawarnya ini bisa dipelihara juga oleh orang lain."
"bagaimana kalau bawa pulang saja tanaman mawar ini ? " bocah
itu kelihatan kecewa......."maksud saya bagaimana kalau mawar
ini kamu saja yang simpan dan kamu rawat dengan baik, saya akan
memberitahu kamu kapan tanaman mawar itu akan saya ambil kelak
ok! " bocah itu kelihatan bersemangat.kemudian.Linda segera
mengantarnya pulang.
Malam valentine akhirnya tiba seperti perjanjiannya dengan harry,
Linda akan menemuinya di sebuah restoran clasic di bawah
jembatan, apa boleh buat harry, terpaksa saya harus membeli juga
sebuah mawar untuk kamu, karena semua usaha saya sia sia untuk
memberikan sebuah mawar yang saya pelihara sendiri...guman LINDA
seorang diri, baru saja dia ingin bergegas pergi, kembali wajah
bocah laki laki berdiri didepan pintunya dengan setangkai mawar
merah yang telah dibungkus plastik warna pink....LINDA tentu
tidak lupa akan wajah bocah itu, namun Linda kagum juga akan
kegigihan bocah itu, tapi dia sedikit heran bagaimana dia bisa
ingat bahwa saat saat inilah valentine dia benar benar butuh
sebuah mawar segar.Linda segera meraih mawar pemberian bocah itu,
walaupun setidaknya LINDA baru saja juga telah memesannya namun
dia takut mengecewakan bocah itu yang sekian hari merawat dan
sengaja menjaga mawar itu untuknnya.suatu pengorbanan yang tulus
yang LINDA jarang temui apalagi pada bocah seusianya....
MALAM VALENTINE 14 feb jam 10:30 Linda masih saja menunggu harry,
walau dia sangat yakin bahwa Harry pasti akan datang.LINDA
berusaha meyakinkan dirinya bahkan mobile phonenya dari tadi dia
aktifkan, namun jangankan wajah harry yang setahun ini dia
sangat rindukan,suara harry dari mobile phonenya pun belum juga
kedengaran,jam mulai bergulir beranjak ke jam 12:00 malam, wajah
linda sudah mulai kelihatan semrawut lima jam yang lalu dia
menunggu di sebuah meja yang dua bulan yang lalu dia pesan,
terdengar alunan lagu valentine yang begitu syahdu, membuat
perasaan Linda semakin nggak menentu, gelisah dan nyaris putus
asa........
If there were no
words
No way to speak
I would still hear you
If there were no tears
No way to feel inside
I'd still feel for you
And even if the
sun refused to shine
Even if romance ran out of rhyme
You would still have my heart until the end of time
You're all I need, my love, my Valentine
sebegitu lama
waktu yang dia luangkan untuk bertemu di malam valentine
ini,hampir lima jam lamanya Linda duduk terpaku, terhanyut
dengan alunan lagu valentine yang begitu menyentuh
dan
disini dibawah jembatan di sebuah restoran classic dia menunggu
dengan sabar, namun harry yang dia dambakan tidak datang seperti
ikrar mereka setahun yang lalu..............
Linda melangkah lemas, ditinggalkannya meja tempat duduknya,...ada
segurat kecewa yang mendalam, harrynya tersayang ternyata
seorang pecundang yang ingkar janji.....tiba tiba dia ingat
kepada wajah bocah yang dengan tulus memberikannya sebuah
mawar,Linda segera membalikkan badannya kembali menuju
ketempatnya semula dan memungut bunga mawar yang sengaja dia
tinggalkan dia meja....LINDA Bergegas semoga saja pulang semoga
saja bocah kecil itu belum tidur dan dia akan memberikan bunga
mawar itu sebagai pertanda kasihnya kepada sikapnya yang tulus.....
Linda masih ragu ragu untuk mengetuk pintu, namun LINDA
MEYAKINKAN dirinya sendiri, dia harus menemui bocah itu malam
ini juga, LINDA segera memencet bel, dan bocah itu sendiri yang
membukakannya, Linda tersenyum kepada bocah itu...."Tante datang
menemui kamu, karena tante yakin cuma kamu yang pantas menerima
bunga mawar ini"
" siapakah yang datang micahel ?"tiba tiba suara seseorang
mengangetkan Linda."eemmm ,.....tante ini yang menyuruh micahel
merawatkan bunga mawarnya! "bocah itu menarik kedalam tangan
Linda.LINDA sedikit kikuk mengikuti langkah micahel.matanya
sempat beradu dengan laki laki berumur dua sembilan yang tengah
duduk di sebuah meja dengan cake berbentuk hati di sebuah meja,
dihadapannya seorang bocah wanita tersenyum kearahnya.
" maaf kalau saja kehadiran saya menganggu kalian," Linda segera
membuka percakapan." kalau begitu saya akan pamit pulang! " "kenapa
terburu buru apakah anda ada janji untuk valentine malam ini? "
tanya JOE...LINDA Menggeleng pelan.saya baru saja menunggu
sekian lama untuk sesuatu yang mustahil di valentine ini" Linda
menjawab lirih.
" kalau begitu ,bagaimana kalau tante merayakannya dengan kami,
saya rasa om saya nggak akan keberatan." Rachel sedikit memohon"
Linda akhirnya mengangguk menyetujuinya.
dan malam valentine itulah awal dari sebuah hubungan manis LINDA
dengan Joe beserta kedua keponakannya Rachel dan Michael...ternyata
mereka sengaja dipertemukan oleh takdir.di awal tahun
kemudiannya JOE MELAMAR Linda mereka hidup bahagia berempat di
rumah mungil namun penuh dengan kehangatan itu.....
Jangan pernah takut untuk jatuh cinta.
Mungkin akan begitu menyakitkan, dan mungkin akan menyebabkan
kamu
sakit dan menderita, tapi jika kamu tidak mengikuti kata hati,
pada
akhirnya kamu akan menangis.
Jauh lebih pedih karena saat itu menyadari bahwa kamu tidak
pernah
memberi cinta. Itu sebuah jalan.
Cinta bukan sekedar perasaan, tapi sebuah komitmen.
Perasaan bisa datang dan pergi begitu saja
Cinta tak harus berakhir bahagia, karena cinta tidak harus
berakhir.
Cinta sejati mendengar apa yang tidak dikatakan, dan mengerti
apa
yang tidak dijelaskan, sebab cinta tidak datang dari bibir dan
lidah atau
pikiran, melainkan dari HATI.
Ketika kamu mencintai, jangan mengharapkan apapun sebagai
imbalan, karena jika kamu demikian, kamu bukan mencintai,
melainkan investasi. Jika kamu mencintai, kamu harus siap untuk
menerima penderitaan. Karena jika kamu mengharap kebahagiaan,
kamu bukan mencintai, melainkan memanfaatkan. Lebih baik
kehilangan harga diri dan egomu bersama seseorang yang
kamucintai daripada kehilangan seseorang yang kamu cintai,
karena egomu yang tak berguna itu
Bagaimana aku akan berkata "selamat tinggal" kepada seseorang
yang tidak pernah aku miliki? Kenapa tetes air mata jatuh demi
seseorang yang tidak pernah menjadi kepunyaanku?
Kenapa aku merindukan seseorang yang tidak pernah bersamaku dan
aku bertanya, kenapa aku mencintai seseorang yang cintanya tidak
pernah untukku?
Sangat sulit bagi dua orang yang mencintai satu sama lain ketika
mereka tinggal dalam dua dunia yang berbeda. Tapi ketika kedua
dunia ini melebur dan menjadi satu, itulah yang disebut "Keajaiban!"
Jangan mencintai seseorang seperti bunga, karena bunga mati kala
musim berganti. Cintailah mereka seperti sungai, sebab sungai
mengalir selamanya.
Cinta mungkin akan meninggalkan hatimu bagaikan kepingan2 kaca,
tapi tancapkan dalam pikiranmu, bahwa ada seseorang yang akan
bersedia untuk menambal lukamu dengan mengumpulkan kembali
pecahan2 kaca itu, sehingga kamu akan menjadi utuh kembali.
Karya ini
kupersembahkan untuk orang yang kucintai,namun tak pernah ada
dalam kasat mataku,
hanya hadir dalam gelora imagi yang tak pernah kutahu siapa dan
bagaimana wujud dan rupanya...........
Free
York-Sunter 13 Feb 2004
Be sure
that you let people know how much they mean to you;
Take that time to say the words before your time is through.
Be sure that you appreciate everything you've got
And be thankful for the little things in life that mean a lot
Ju
Back
to.......
| |
|