|
|||||||
|
|
|
|||||
|
|
|||||||
"Eliminasi ELiminasi" Nantikan karya Jones Abdullah berikutnya di blog ini
|
Sleepless In China Town (by Jones Abdullah) (untuk diva sastra indonesia,Dewi Lestari "supernova",Djenar Mahesa ayu,Ayu Utami"saman",Fira basuki dan dyah "meong"pitaloka)
SLEEPLESS In CHINA TOWN
februari
yang dingin Jessy menutupi bahunya yang terbuka dengan kedua belah
tangannya berusaha menghangatkan degan jari jarinya yang lentik....seperti
malam malam sebelumnya Jessy yang selalu berdiri disepanjang jalan china
Town menghabiskan panjangnya malam disudut sudut bangunan tua,berusaha
tersenyum dengan ramah dan bergaya sedikit menggairahkan kesetiap mobil
yang lewat dengan sesekali melambaikan tangan dan membungkukkan badannya
saat mobil mobil yang lalu lalang itu ada yang tiba tiba berhenti....menengok
kearah sang pengemudi transaksipun terjadi dan Jessy pun berlalubersama
sang pengemudi ditelan kelamnya malam......suatu rutinitas yang
membosankan sampai kapan dia mesti harus berada dijalan itu, dan sampai
kapan Jessy harus menghabiskan malam dengan dandanan yang sedikit
seronok tank top terbuka dengan sepatu berhak tinggi, kepala yang
ditutupi wig dan berbatang batang rokok seakan menemani malam malamnya
yang dingin dan hampa....
hampa akan kasih yang
dia selama ini nggak pernah dirasakan, bukan itu yang aku inginkan
Robert, bukan hanya sebatas dua jam check in di hotel yang tak berkelas,
menjual cintanya dengan sebuah kebohongan yang menjemukan ...kapan kah
sang pangeran dambaannya akan datang? yang tidak sekedar membuka dan
menutup kembali tank topnya setelah itu dicampakkan kembali di ujung
jalan china town dengan hanya empat lembar ratusan dollar , walau Jessy
selama ini bisa tersenyum tertawa, keluar masuk sebuah pub dengan
tawanya yang genit, mondar mandir ditengah kepula kepulan asap dan
berada disisi laki laki botak yang hampir semuanya tidak pernah dia
kenal, jangankan untuk sempat bercerita tentang masa lalunya yang kelam
yang mencampakkannya kedunia glamour, untuk berkeluh kesalpun JESSY
nggak sempat..yang ada hanya cinta yang dia obral dengan kepura puraan
yang dia bisa nikmati dengan hanya waktu singkat setalah itu berlalu
nggak ada yang berkesan dan sempat mampir di kepalanya...
February yang dingin
JESSY berdiri di tepi jalan china town masih menjual kepura puraan,
bertank top ria, menghisap rokoknya dalam dalam, walau hatinya menangis
hancur semudah itu cintanya dia obral, segampang itu dia menghambur
hamburkan 4 lembar ratusan dollar yang kemudian dipotong 100 dollar
untuk robert, laki laki yang selalu mengawasinya setiap gerak geriknya
di ujung gang china town, yang tak perduli berapa kali dia mesti berdiri
di china town....
hanya karena tangis
anaknya yang tak akan reda kalau saja susunya tak terbeli, yang saat ini
dia titipkan ke mamanya, saat malam mulai tiba meninggalkan buah hatinya
dengan perasaan gundah,kadang Jessy berontak akan kehidupannya yang
begitu tragis, walau kadang keras nya kehidupan membuat dia gundah
akankah masih ada sang pangeran dambaannya yang akan mengubah semua
jalan kehidupannya yang akan mengembalikannya ke dalam sebuah rumah
kebahagiaan, kedamaian yang selama ini dia dambakan dan hangatnya kasih
sayang yang selama ini dia nggak pernah rasakan.......
dua tahun lalu saat
masih SMU Jessy benar benar merasakan manisnya sebuah cinta kasih dengan
Antoni namun ternyata buah dari percintaan yang hangat dan begitu
mengesankan itu hanya berjalan cuma sebentar dan singkat JESSY hamil dan
antoni kemudian hilang begitu saja meninggalkan dirinya dalam keadaan
mengandung dengan kata kata perpisahan yang begitu menyakitkan
" Cukup Jessy,
saya rasa saya nggak sebegitu bodoh untuk mau mengakui perbuatan saya
pada kamu, toh aku nggak begitu tahu mungkin saja itu perbuatan laki
laki lain dan kemudia kamu bebankan pada saya...selamat tinggal jessy"
sebegitu mudah kata kata itu dilontarkan Antoni setelah semua manis dan
hangatnya sebuah cinta tulus yang rela dia berikan hanya padanya seorang,
dan telah dia renggut dan kemudian setelah itu pergi beitu saja
mencampakkan dirinya dalam keadaan tidak berdaya...kepada siapa Jessy
harus meratap? ..........benar benar sebuah kehidupan yang keras.......................
"Jessy ! ayo
kamu jangan seperti orang sakit, bagaimana kamu bisa mendapatkan duit
malam ini dengan tampang kamu yang lecek seperti itu, ayo kembali ke
posisi kamu semula, tersenyum, dan jangan sekali kali muka kusut mu itu
kamu tunjukkan pada mereka, karena mereka bukan mencari babi di
jalan,temani mereka bersenang senang mereka itu asset kita Jessy,"
tiba tiba robert menghampirinya menjambak wignya dengan kasar....
benar benar sebuah
realitas kehidupan keras dan nyata Jessy kembali berdiri tegak walau
kakinya terasa mau patah dan tulang tulang iganya serasa remuk oleh
dinginnya malam itu......oh yah malam itu malam Valentine malam kasih
sayang yang dia tak pernah lalui dan pernah dia rasakan? candle light
dinner, temaramnya lampu lampu resto dengan seikat bunga mawar....ah
hanya sebuah mimpi yang tak terbeli, mana ada laki laki goblok yang mau
menghabiskan malam penuh kasih itu dengan perempuan sewaan macam dirinya...Jessy
seakan menertawai dirinya sendiri, dan berkaca pada genangan air di
jalanan yang tepat berada di hadapannya, jari jari tangannya di lekatkan
erat erat kebibirnya seakan dari sana dia bisa mendapatkan kehangatan
dan bisa mengusir dingin....
kemudian sebuah
mercedes keluaran lama berhenti dihadapannya...Jessy kembali ke posisi
semula tersenyum ramah dan sedikit tersungging seperti sebaris senyum
robert yang masih berada diatas harleynya tepat di ujung
gang...."hello ada yang perlu saya bantu? " Laki laki ganteng
yang JESSY bisa tebak usianya tak lebih dari usianya itu seakan
kelihatan bingung berada di belakang supir " kamu ada waktu malam
ini" begitu tanyanya, Jessy cekikikan dengan centil,"
tentu tuan untuk apa malam ini saya berada di jalan ini kalau saya nggak
ada waktu dengan anda,"
" kalau
begitu kamu bisa masuk kedalam mobil ini ": tunggu!" Jessy
seakan teringat sesuatu...apa anda tahu berapa tarif saya dimalam
valentine ini? " nona anda nggak perlu menanyakan berapa tarif anda
kepada tuan saya ini,sopirnya ikut ningbrung "kalau perlu semua
wanita yang berderet di sepanjang china town ini bisa dibeli sama tuan
saya termasuk anda. " Jessy mengigit bibirnya keluh " oke
kalau memang itu mau anda," Jessy kemudian masuk kedalam dengan
kikuk........dan kemudian berlalu meninggalakan china town yang mulai
berkabut........
suatu surprise yang
begitu menghentak Jessy nyaris saja seakan masih dalam mimpi.memasuki
Sebuah rumah bak istana Jessy kikuk melangkah sakan dirinya takut
menyentuh porselin yang bernilai jutaan pondsterlin, dia nggak mampu
untuk membayarnya kalau saja dia sempat menjatuhkannya.......
"malam ini mama saya terbaring sakit, sakitnya nggak parah dan hanya sebuah trauma kecil, dan malam ini saya akan menunjukkan pada mama bahwa saya menemukan pemasuri yang kelak akan hadir dalam hari hariku"
" hei!apa
kamu nggak mikir " jessy nyaris berteriak, "kamu sadar nggak
sih siapa saya? "
" aku tahu, kamu
wanita yang saban hari hadir dalam mimpiku"
"bukan itu, kamu sadar kamu baru saja memungut seonggok lumpur
kedalam istana kamu"
" apalah artinya...toh
lumpur itu bisa dibersihkan bisa dibasuh dengan beribu galon air
kebahagiaan " "dengar....saya nggak pantas hadir dalam
kehidupan kamu, masa lalu saya begitu kelam, saya sudah punya anak,
punya kehidupan yang begitu menyedihkan" " lupakan niat baik
kamu itu ..kamu akan menyesal seumur hidup, sekarang mari kita
selesaikan malam ini dan abis itu kembalikan saya ke china town "
"tidak JESSY
kamu telah jadi pilihan saya, malam ini kamu hapus dandanan kamu itu dan
kita segera kerumah sakit, dan menemui mama saya disana" Jessy
hanya bisa terdiam dan akhirnya menuruti kata kata laki laki itu barusan....dia
dibayar hanya untuk menemui mamanya yang terbaring dirumah sakit benar
benar aneh, dan hanya baru kali ini Jessy mengalaminya.
kemudian beberapa
pelayan membawakan bebrapa gaun dari guccy, Cristian dior dan Essey
Miyaki gaun gaun yang mahal, Jessy hanya bisa ternganga nggak percaya
dan terheran heran saat di dandani oleh pelayan pelayan itu.....beberapa
detik kemudian kembali Jessy berada dalam mobil dan melaju menuju rumah
sakit.....
"dalam ruangan
ICU joe segera menarik tanga JESSY mendekat kesisi mamanya, "
ma.saya menemukan bidadari itu dan malam ini saya berjanji untuk menikah
demi mama, please buka dong matanya dan mama coba liat betapa cantiknya
bidadari pilihan saya ma, beberapa saat Jessy yang masih ternganga saat
tangannya disentuh oleh perempuan setengah baya dihadapnnya...
."benarkah kamu
akan menikah dengan bocah kecilku yang nakal ? kamu nggak akan menyia
nyiakan dia kan? tolong kamu rawat dia seperti layaknya aku merawat dia
sejak dari bayi"
Jessy terbata dan
mengangguk spontan
" oke honey,
kalau kamu memang sudah siap memberikan cucu untuk saya..mama
masih bisa menunggu kalian, besok kalian siapkan pernikahan
kalian, mama akan hadir secepatnya disana mama merestui kalian berdua
" begitu berbinar bola mata perempuan setengah baya itu.
Joe mengecup kening mamanya berkali kali dan mengedipkan mata ke arah Jessy " benarkan? ternyata nggak susah untuk mebuat dia terbangun dan sehat kembali " Jessy masih terdiam, shock dan entah beribu perasaannya bercampur aduk....valentines yang menajubkan....................
Jessy bagai masih
berada dalam mimpi berkali kali di cubitin lengannya, terasa sakit,
tuhan surprise yang kamu berikan begitu berkesan dan spontan, tak pernah
ada dalam mimpinya bahkan Jessy tak pernah mebayangkan kehidupannya
berlalu dan berujung dengan begitu manisnya, mobil pengantin itu berlalu...masih
berbalutkan gaun rancangan Versace tangannya digenggam reat oleh tangan
joe sambil tersenyum nakal kearahnya, Jessy masih saja menerawang dengan
mimpinya barusan, sekilas dia menoleh kearah jalan china Town yang dia
lalui barusan....disana masih berdiri Julia, Cristine,Anggie dan
beberapa teman temannya dulu dengan tatapan sedih.......tak terasa air
matanya bergulir sambil berucap " terimah kasih tuhan...ternyata
kehidupan ini begitu terasa manis begitu terasa indah yang telah engkau
anugrahkan pada saya......terimah kasih ....terimah kasih hanya
itu yang Jessy bisa ucapkan dalam batinnya berkali kali.........
diambil dari
potongan TRILOGI novel gue "Embun, KABUT dan BADAI " yang
dua tahun ini gue kerjakan dan entah kapan selesainya........................................
dan lagu indah milik
Kenny rogers mengalun pelan mengiringi mobil pengantin itu berlalu
menyongsong sebuah kehidupan baru........
I'll be there for you
you don't have to feel alone like shadow by your side' i'll be with your on wrong you stamble and you fall you can always lean on me i'll be there for you
see you through i'll
be there for you
when your dream's seen far a way even in the darkest night you can face the world un afraid and if you close your eyes you feel me next to you no matter what youre going through i'll be there for you here to day here to morrow throught the joy loughter and sorrow you're in my heart we can get on if you could read my mind you'd know i'll be there for you
Free York, Sunter
July 05 ,2004 11:30
Joe "Abdel"
to my mommy : Cooling
down mom, I still try to find an angel in my heart :)))
Note
:
Cinta adalah
ketika kamu membawa perasaan, kesabaran dan romantis dalam suatu
hubungan dan menemukan bahwa kamu peduli dengan dia
Don't try so hard,
the best things come when you least expect them to.
REMEMBER: WHATEVER HAPPENS, HAPPENS FOR A REASON
. Maybe
God wants us to meet a few wrong people before meeting the right one, so
that when we finally meet the person, we will know how to be greatful.
Teman yang terbaik
adalah teman dimana kamu dapat duduk bersamanya dan
merasa terbuai dan tidak pernah mengatakan apa-apa dan kemudian berjalan bersama. Perasaan seperti itu adalah percakapan termanis yang pernah kamu rasakan. Benarlah bahwa kita tidak tahu apa yang kita dapatkan sampai kita kehilangannya. Tetapi benar juga bahwa kita tidak tahu apa yang hilang sampai itu ada.
Cinta bukan sekedar
perasaan, tapi sebuah komitmen.
Perasaan bisa datang dan pergi begitu saja Cinta tak harus berakhir bahagia, karena cinta tidak harus berakhir. Cinta sejati mendengar apa yang tidak dikatakan, dan mengerti apa yang tidak dijelaskan, sebab cinta tidak datang dari bibir dan lidah atau pikiran, melainkan dari HATI. Ketika kamu mencintai, jangan mengharapkan apapun sebagai imbalan, karena jika kamu demikian, kamu bukan mencintai, melainkan investasi. Jika kamu mencintai, kamu harus siap untuk menerima penderitaan. Karena jika kamu mengharap kebahagiaan, kamu bukan mencintai, melainkan memanfaatkan. Lebih baik kehilangan harga diri dan egomu bersama seseorang yang kamucintai daripada kehilangan seseorang yang kamu cintai, karena egomu yang tak berguna itu. s
|
| |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||