Metamorfosis

Of Joenes Abdullah

 
 

Bob Dylan
Blowing In The Wind
  
How many roads
must a man walk down,
before you call him a man?
How many seas
must a white dove fly,
before she sleeps in the sand?
And how many times
must a cannon ball fly,
before they're forever banned?

The answer my friend
is blowing in the wind,
the answer
is blowing in the wind.

How many years
can a mountain exist,
before it is washed to the sea?
How many years
can some people exist,
before they're allowed to be free?
And how many times
can a man turn his head,
and pretend that he just doesn't see?

The answer my friend
is blowing in the wind,
the answer
is blowing in the wind.

How many times mus
t a man look up,
before he sees the sky?
And how many ears
must one man have,
before he can hear people cry ?
And how many deaths
will it take till we know,
that too many
people have died?

The answer my friend
is blowing in the wind,
the answer
is blowing in the wind.

The answer my friend
is blowing in the wind,
the answer
is blowing in the wind.

   
   
   



Joenes Abdullah (29)


Terlahir dan menagis pertama kali
di rumah sakit
Pelamonia dua puluh
sembilan tahun yang lalu,ada darah bugis mandar
mengalir ditubuhmu,karena kamu memang bangga
terlahir sebagai putra celebes,dan namamu 

 


adalah gabungan kedua nama kakekmu,
jounusi,
dan
Abdullah Hatta yang tak pernah kamu tahu dan rasakan kehadirannya ,
Sebagai
Pisces kamu berharap agar nggak ada 
lagi  kekerasan dan angkara di muka bumi ini
karena kamu memang suka kedamaian dan
benci kekerasan,

 

hanya satu dibenakmu
kini yang sampai saat ini belum juga
terlaksana, yaitu memberikan kebahagian
untuk
two diva of your heart, mommy dan
grand mo mu karena hanya merekalah dua 
wanita yang paling kamu sayangi kini........
Kamu masih belum juga berhenti untuk
berkarya, karena karya memang nggak bisa
dinilai dan disamakan dengan apapun


makanya kamu nggak pernah berhenti untuk
melukis, menulis, atau sekedar menekan
tuts tust piano dan memetik gitar, yang
kesemuanya kamu pelajari secara
otodidak

 


masalah romantik, kamu memang jagonya
sederetan kata kata puisi memang dari
dulu kamu telah tebarkan kesiapapun,
dimeja meja kelas,di dinding dinding
toilet sekolah,atau sekedar numpang
iseng di buku catatan teman kamu yang
kamu pinjam....apalagi soal syair lagu
mungkin sudah beribu atau berjuta kata
yang kamu bikin dan buang begitu saja.
entah mengapa tak pernah terpikir untuk
menuangkannya ke suatu
bulletin...

 

karna kata memang  gampang kau alirkan, 
Paling suka lagu
valentine nya Martina
MC bright,
Stock on You nya leonel Ricchie
atau
Wonderful world nya louis Amstrong
karena kamu berharap seperti mereka kelak
karena lagu memang punya arti dalam
yang bisa dimaknakan dengan seribu 
perasaan

 

entah mengapa tempat dan 
ruang favourit kamu adalah
kamar kamu
sendiri, karena disana justru terlahir 
karya karya terbaik kamu,Lukisan
dua perempuan bali serta perempuan
pemetik kecapi salah satu master piece
yang terlahir begitu saja walau gagal
di ajang
Indofood Award kemarin..........

 


kamu masih saja melamun dan merenung
tentang hari hari yang kamu jalani
bersabar adalah prinsipmu, walau ber
bagai cobaan dan benturan kamu jalani saja
dengan senyum...berbagai kenangan manis
pernah kamu lewati,

 

seperti masa masa
indah GMF (
garuda maintenance facility)
CIP Lounge Terminal F....dan kampus merah
HASANUNDDIN tempat dimana kamu dulu 
merasa sebagai mahasiswa, entah kenapa
kamu nggak pernah betah untuk suatu hal
dan selalu ingin mencoba dan mencoba
seperti layaknya air,

 

itu makanya kamu
mati matian untuk membuat script,novel
online ini, karena sudah tidak ada lagi
ruang yang cocok untuk karya karyamu,
mungkin kamu memang benar bahwa sekarang
makin minim
birokrasi,makin miskinnya
publikasi dan promosi, serta maraknya
pembajakan, dengan
online book ini 
justru kamu ingin tunjukan bahwa sebuah
karya tidak selamanya harus dijual
kemudian dinikmati, karena bagi kamu
uang bukanlah segalanya, karena itu 
juga kamu nggak pernah mau merubah
semua script mu hanya karena tuntutan
jaman dan
commercial..............

 

kamu masih saja duduk termenung....
masih menggantung angan angan yang 
entah kapan berakhir..............
namun kamu nggak pernah akan kecewa
karena kamu memang sosok yang kuat
sekuat mental dan ideologi kamu
karena memang semuanya gak bisa dibeli
dengan uang dan kamu memang nggak mau
di hargai dengan uang...


di sudut jendela
Free York,berbagai
lagu masih mengalun.....karena kamu nggak
pernah membeda bedakan jenis lagu 
apapun, seperti engkau menghadapi
orang orang yang dimata kamu semuanya sama,
nggak ada bedanya, makanya teman kamu justru
dari banyak  kalangan........kaum marginal,
eksekutif,anak jalanan,
bourjuis,dan junkis.

 

musik masih saja mengalun.....
karena musik hanya lah satu satunya
teraphy yang paling mujarab untuk 
kesehatan kamu...karena kamu yakin
rileks dan cuma
rileks lah semua
raga dan mental akan berjalan sempurna
tetaplah berkarya...walau kamu tak
pernah tahu untuk siapa dan kepada
siapa kamu tujukan karya karyamu.......

 
 
FREE YORK
Seperti yang dituturkan Joenes kepada
sahabat,karib dan saudara nya...

Dwipa Maharani

 
 
 
 


    	

 


 
 
 @joenes Abdullah Production 2003          
 Back             	   Next