![]() |
Novel Debu' |
![]() |
||
![]() |
dengan
kegundahan yang berentet... Free york yang sepi, "aku
pikir cuma kamu yang bisa menghargai dia "Bukan sebagai seonggok debu yang bisa saja ditempelkan kemudian ditepiskan"
Kelam
menghujamkan keris persis di wajah Debu.. "kau
apakan Nista?" "Bukan
sebagai seonggok debu yang bisa saja ditempelkan kemudian
ditepiskan" Debu
mundur merapat ke dinding,rupanya Kelam masih belum
bangun dalam alam tak sadarnya. "Sumpah
lam, kita hanya menunggu hujan reda" Kelam
membuang keris itu keluar, mengumpat dan "bajingan!!!!......"bangsat!,
kecoa,coro....!!!!!!"
"jujur
saja katakan padaku,sebelum aku benar benar akhirnya
Debu mengaku dihadapan kepalan tangan Kelam yang sudah
begitu dekat keujung hidungnya,kerah bajunya nyaris robek
di renggut paksa oleh Kelam, "aku semalam memang telah menoreh luka pada Nista" "tapi sungguh...itu bukan kemauan kita berdua" "ada pihak ketiga yang sengaja menghasut akal sehatku....melenyapkan logika dan mengacak pikiran jernihku" "kamu jangan membawa bawa nama orang ketiga, siapa orang ketiga itu?..bukan kah kalian cuma berdua?" "kalaupun itu syaitan maksud kamu,apakah pantas Syaitan
disebut orang? syaitan terlalu berharga disamakan dengan
manusia..syaitan adalah syaitan dan kamu adalah
kamu...." Kelam mengkatup giginya dengan geram "aku
pikir cuma kamu orang yang bisa membiarkan Nista tumbuh
seperti apa adanya" "aku
pikir cuma kamu yang bisa menjaga batas batas kewajaran
antara seorang pria dan wanita yang semua orang telah
melompatinya dengan jauh.....terlalu jauh" "hingga
gadis itu benar benar gak ada lagi harganya dimata
kamu" Kelam
menghantam pintu sehingga lagit lagit bergetar, ada butir
butir keringat mengucur "Kelam....!!!!
Kelam!!!!" membiarkannya
terkapar, menggelepar,dan berbuih Debu
duduk di sisi bale dengan mata menerawang
@joenes abdullah production |